Pengertian Engineering Tugas dan Tanggung Jawabnya

Pengertian Engineering Tugas dan Tanggung Jawabnya
Ilmu engineering adalah ilmu teknik yang diterapkan dalam kehidupan untuk memudahkan manusia melakukan sesuatu, ilmu itu sendiri dapat digunakan untuk mengatasi masalah yang ada di sekitar kehidupan manusia sehari-hari dari yang terkecil hingga yang terbesar.

Dari penjelasan di atas, tentu saja Anda dapat menyimpulkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari manusia tentu tidak lepas dari keberadaan engineering ini. Lalu bagaimana apabila teknik ini sendiri berada dalam konteks pekerjaan? Apabila dalam kehidupan sehari-hari engineering sangat berguna bagi kehidupan manusia, tentunya di perusahaan kebutuhan akan engineering pasti akan menunjang kegiatan operasional perusahaan.

Keberadaan divisi engineering ini tentu sangat berpengaruh dalam proses pembuatan atau produksi, karena jika tidak ada staf engineering di perusahaan manufaktur, tentu saja proses produksinya akan terhambat dan tentunya laba perusahaan juga akan berkurang. Bayangkan saja jika mesin perusahaan dalam jam produksi tetapi memiliki masalah dan tidak ada yang bisa menangani kegiatan produksi akan berhenti. Ini adalah salah satu alasan mengapa setiap perusahaan membutuhkan keberadaan bagian engineering dalam melaksanakan proses produksi perusahaan.
Cara kerja engineering yang mengharuskannya bekerja dengan menggunakan ilmu yang spesifik sesuai dengan kebutuhan perusahaan membuat beberapa orang yang ingin masuk dalam divisi engginering dalam perusahaan ini sedikit kesulitan karena tidak setiap orang bisa masuk menjadi bagian divisi engineering dalam perusahaan. Syarat menjadi engineer adalah orang tersebut harus benar benar memiliki ilmu dibidangnya dan dapat dibuktikan melalui nukti tertulis serta skill yang ada padanya.

Cara kerja engineering yang mengharuskannya bekerja dengan menggunakan ilmu yang spesifik sesuai dengan kebutuhan perusahaan membuat beberapa orang yang ingin masuk dalam divisi engginering dalam perusahaan ini sedikit kesulitan karena tidak setiap orang bisa masuk menjadi bagian divisi engineering dalam perusahaan. Syarat menjadi engineer adalah orang tersebut harus benar benar memiliki ilmu dibidangnya dan dapat dibuktikan melalui nukti tertulis serta skill yang ada padanya.

Sulitnya menembus divisi engineering ini tentu karena memang divisi ini bukan merupakan divisi sembarangan dimana setiap orang yang ingin masuk bisa dilatih dalam waktu bulanan atau mingguan untuk dapat menguasai ilmu untuk menjadi seorang engineer. Namun ketika orang tersebut dapat masuk dalam sebuah perusahaan meski hanya menempati jabatan staff engineering maka dapat dipastikan gaji seorang engineer tersebut sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan harian keluarga.

Dari penjelasan diatas, sepertinya peran engineering dalam perusahaan sangatlah penting. Lalu seperti apa sih uraian tugas staff engineering itu sendiri dalam perusahaan? Pada kesempatan kali ini akan mengulas tentang apa itu engineering staff dan apa saja yang menjadi tugas serta kewajibannya dalam perusahaan.

Tugas dan Tanggung Jawab Engineering Departement

1. Melaksanakan Pengawasan Teknis

Mesin produksi di suatu perusahaan benar-benar di bawah pengawasan staf engineering. Ini memberi wewenang kepada divisi engineering dan jajarannyauntuk membuat peraturan bagi karyawan produksi mengenai apa yang diizinkan dan apa yang tidak boleh dilakukan oleh karyawan produksi terkait mesin produksi untuk keselamatan dan keamanan bersama.

2. Menjaga Kelancaran Proses Produksi Perusahaan

Setiap staf engineering berkewajiban untuk memberikan instruksi kepada tim dalam melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan desk job di perusahaan terkait. Staf engineering dapat menjaga kelancaran proses produksi dengan selalu memastikan bahwa semua isi kerangka mesin produksi selalu dalam kondisi maksimal karena selain proses produksi yang lancar, ini juga merupakan salah satu upaya staf engineering untuk mempertahankan keselamatan setiap karyawan yang bekerja didalam perusahaan.

Setiap tim engineering dalam perusahaan harus melakukan maintenance mesin produksi agar dapat meminimalisir terjadinya hambatan dalam proses produksi. Maintenance ini sendiri juga merupakan tugas pokok divisi engineering dalam perusahaan manufactur.

3. Mampu Bekerja dengan Efektif dan Efisien

Meski telah melakukan maibtenance dengan baik, bukan berari mesin produksi perusahaan juga tidak akan mengalami trouble atau gangguan. Ketika kangguan terhadap mesin produksi terjadi seperti kerusakan baik ringan maupun berat adalah menjadi tugas staff engineering untuk segera memperbaikinya. Hal ini tentu membutuhkan keahlian khusus yang memang hanya dimiliki seorang engineering sehingga tidak semua orang bisa mengatasi hal ini kecuali orang tersebut memang memiliki keahlian dibidang ini.

4. Melakukan Check Mesin Secara Berkala

Inspeksi mesin secara rutin atau berkala tentu akan memudahkan setiap karyawan dari divisi engineering mulai dari staff, supervisor engineering hingga jabatan yang ada diatasnya untuk tahu apa masalah yang terjadi pada mesin produksi jika memang suatu hari terjadi masalah terhadap mesin produksi seperti mesin yang tiba tiba mati atau korsleting kelistrikan mesin produksi. Jika memang ketika melakukan pengecekan mesin produksi ini seorang staff engineering menemukan hal yang akan berdampak terhadap produksi perusahaan terkait mesin produksi, maka staff engineering tersebut harus segera melakukan update atau pembaruan sparepart mesin produksi.

5. Bekerja Sesuai Bidangnya

Arti engineering dalam bahasa Indonesia adalah teknik dimana teknik ini memiliki beberapa fokus study, sehingga tidak jarang jika banyak sekali banyak divisi engineering dalam sebuah perusahaan. Hal tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah bertujuan untuk mendukung kegiatan produksi peruahaan. Meski sama sama berada dalam divisi engineering, nyatanya bukan berarti staff enginering ini mahir dalam segala bidang engineering. Oleh karena itu perusahaan mengharuskan setiap staff engineering untuk fokus bekerja sesuai dengan apa yang menjadi jobdesknya dan jangan melakukan intervensi pada bidang lain dalam perusahaan.

Contohnya dalam perusahaan pasti terdapat bagian electrical engineering dimana tugas seorang electrical engineering ini sendiri adalah hanya berfokus dalam urusan kelistrikan perusahaan dan tentunya tidak boleh dicampur dengan engineering produksi yang dimana tugas seorang engineering produksi hanya boleh mengurusi mesin produksi.

Demikianlah ulasan tentang Tugas dan Tanggung Jawab Bagian Engineering di Perusahaan. Sekilas, mungkin tugas engineering di perusahaan ini sangat mudah jika dibandingkan dengan divisi lain, tetapi Anda tidak boleh memainkan tugas yang salah dengan tugas dan tanggung jawab staf teknik itu sendiri karena walaupun tampaknya, ternyata tanggung jawab itu staf engineering ini sangat besar menyangkut kegiatan dagang perusahaan serta keselamatan setiap karyawan yang ada di perusahaan.

Posting Komentar

0 Komentar