10 Profesi Ini Cocok Bagi Orang Pendiam

Menjadi orang yang pendiam jelas bukan keinginan pribadi seseorang. Sifat ini biasanya diturunkan sejak lahir. Namun, karakter yang tenang dapat berkembang atau bertahan, tergantung pada orang-orang di sekitarnya.

Mereka yang pendiam cenderung kurang percaya diri atau malu. Seperti takut bersaing dalam mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Apabila Anda adalah orang yang pendiam atau tertutup, Anda tidak perlu berkecil hati.

Ada beberapa profesi atau pekerjaan yang lebih cocok ditangani oleh orang yang pendiam, alias tidak banyak bicara. Apakah Anda ingin tahu apa profesinya? Berikut adalah 10 profesi yang cocok bagi orang yang pendiam, yang mungkin cocok untuk Anda.


1. Pustakawan

Mungkin tidak banyak yang tahu profesi yang satu ini. Padahal, sudah ada program studi pustawakan pada beberapa Universitas Negeri di Indonesia. Dalam tugas sehari-hari mereka, pustakawan akan berurusan dengan buku dan rak penyimpanan.

Mereka hanya sesekali berinteraksi dengan orang lain ketika seseorang membutuhkan bantuan menemukan buku. Di luar itu, seorang pustakawan hampir menghabiskan hari-harinya dengan buku-buku. Karenanya, profesi ini cocok untuk Anda yang memiliki karakter pendiam.

2. Penulis

Di masa lalu penulis memanfaatkan mesin tik manual, buku catatan, dan pensil. Sekarang, buku dan komputer adalah "senjata" andalan penulis. Ditambah koneksi internet yang digunakan untuk mencari bahan dan ide tentang topik yang akan ditulis.

Semua alat yang digunakan oleh penulis bersifat pribadi. Hampir tidak berhubungan dengan orang lain. Karena tidak banyak interaksi dengan orang lain, menjadi penulis adalah pilihan yang tepat sebagai profesi untuk orang yang pendiam.

3. Akuntan

Ketika bekerja, seorang akuntan akan sering bertemu angka. Jarang bertemu orang lain yang memaksanya untuk berbicara. Yang dibutuhkan seorang akuntan adalah akurasi dan ketelitian. Salah menghitung, maka neraca keuangan perusahaan yang ditangani dapat berantakan.

Profesi ini juga membutuhkan konsistensi sehingga setiap hasil pekerjaan memiliki perhitungan yang seimbang. Karena butuh fokus yang sangat besar, akuntan memang cocok untuk mereka yang pendiam. Mereka akan bekerja tanpa banyak keterampilan dan hanya mencoba menyelesaikan tugas dengan baik.

4. Pelukis

Pelukis merupakan pekerjaan yang sangat individualis. Sangat jarang menemukan pelukis yang bekerja dengan beberapa orang secara bersamaan untuk menghasilkan satu lukisan. Ketika bekerja, pelukis juga biasanya membutuhkan tempat yang tenang dan nyaman untuk diri mereka sendiri sehingga semua imajinasi yang mereka miliki dapat muncul maksimal.

Dari mulai bekerja hingga menyelesaikan satu lukisan, tidak ada interaksi dengan orang lain. Interaksi baru terjadi ketika mereka melakukan pameran dan menjelaskan makna lukisan yang mereka buat.


5. Penerjemah

Salah satu profesi untuk orang yang pendiam adalah menjadi penerjemah. Bagaimana tidak, penerjemah hanya akan bertemu dengan kertas dan tulisan. Bahkan, karya ini hampir tidak berinteraksi langsung dengan orang lain. Komunikasi hanya terbatas pada panggilan telepon atau email.

Sisanya fokus pada menerjemahkan kalimat dari satu bahasa ke bahasa lain. Tentu saja dengan membuat penyesuaian agar lebih mudah dibaca dan dimengerti.

6. Analis Keuangan dan Saham

Pernah melihat pekerja di pasar mata uang atau bursa efek? Meskipun suasana ruangan itu sangat ramai dan penuh dengan orang, mereka benar-benar bekerja masing-masing. Karena setiap analis bekerja untuk perusahaan dan klien yang berbeda.

Mereka akan lebih bergelut dengan angka dan data. Terutama mengenai saham dan obligasi yang nilainya berubah hampir setiap detik. Hampir tidak ada waktu untuk berinteraksi dengan orang lain ketika mereka bekerja. Interaksi dilakukan sesuai kebutuhan. Seperti karena Anda harus menginformasikan satu hal penting kepada klien.

7. Desainer Grafis

Desainer grafis akan menghabiskan lebih banyak waktu di depan komputer. Mereka menggunakan semua kemampuan dan imajinasi mereka untuk menghasilkan desain grafis yang menarik yang sesuai dengan kebutuhan orang lain.

Interaksi yang dilakukan oleh desainer grafis dengan orang lain baru saja terjadi ketika bertemu dengan klien atau sesama desainer grafis lainnya. Pertemuan ini biasanya bertujuan untuk menyamakan persepsi dan tujuan dari desain yang akan dirancang.

Selanjutnya, mereka akan kembali ke komputer. Terkadang mereka lupa waktu karena terlalu sibuk mengerjakan desain.

8. Editor Film atau Audio

Mereka yang bekerja sebagai editor film atau audio juga jarang berinteraksi. Kalaupun ada biasanya hanya di awal dan di akhir pekerjaan. Di awal ketika mendapat pengarahan tentang materi film yang harus diedit, dan kemudian berikan hasilnya ketika sudah selesai.

Sepanjang hari, mereka akan lebih fokus pada menonton dan mengedit film yang diminta oleh klien. Dalam bekerja, headphone pasti akan menempel di telinganya. Sehingga hampir tidak ada peluang bagi orang lain untuk berinteraksi dengannya.

9. Programmer

Programmer selalu terkesan pendiam dan kaku. Faktanya, pekerjaan ini memang cocok bagi Anda yang pendiam. Merancang program atau aplikasi komputer membutuhkan fokus yang kuat, sehingga sangat jarang untuk terlibat dalam interaksi yang dapat membuat tidak konsentrasi.

Selain itu, mereka cenderung menghabiskan lebih banyak waktu dengan "bermain-main" dengan bahasa pemrograman yang rumit dan membingungkan.

10. Ahli Teknologi Informasi

Tidak jauh berbeda dengan progammer, mereka yang bekerja di bidang teknologi informasi juga sering memiliki sifat dan karakter yang pendiam. Ketika bekerja, mereka akan asyik dengan komputer dan sistem jaringan yang harus mereka pertahankan agar terus berjalan dengan baik.

Mereka akan berkomunikasi dengan orang lain ketika mereka membutuhkannya. Seperti berkomunikasi dengan sesama ahli IT yang berada di pusat server atau ruang kontrol yang berbeda dari tempat mereka bekerja.

Posting Komentar

0 Komentar